Friday, 20 June 2008

Masjid Meukeutop (Masjid Baitul Musyahadah Setui Banda Aceh)

Alhamdulillah, hari ini aku di beri umur panjang untuk sholat jum'at berjama'ah di masjid Baitul Musyahadah, atau yang lebih dikenal dengan Masjid Meukeutop Setui Banda Aceh.Disebut Masjid Meukeutop.Karena kubahnya menyerupai topi tradisional Aceh itu yang biasa di gunakan oleh raja dan sultan-sultan serta bangsawan tempo doeloe.Sekarang sering digunakan hanya untuk acara seremonial di pendopo, gambar peserta partai, atau perkawinan.Kalau dipakai harian nggak mungkin. habis berat sech....bisa pening kepala.

Isi khutbah hari ini amat menyentuh...Ustadznya memang bagus dan favorit aku...namanya aku lupa...campur ngantuk sech :( hiks...

Lalu, setelah turun dari masjid, perutku terasa lapar...eh ada si Mas jual mie ayam...langsung dech order.Karena peminat mie ayam ramai, terpaksa nunggu...kebetulan kompor yang memanaskan kuahnya mati ketika si mas sholat tadi...jadi tambah lama nunggu prosesnya .
Sambil menunggu Mie ayam , aku duduk di matic mungilku di dekat orang jualan kopiah atau lebai...aku perhatikan lama2 tertarik juga aku beli satu.Padahal nggak ada niat sebelumnya.
Tambah dech rezeki si fulan hari ini....

Sempat2-in keluarin camera, jepret...nah ini hasilnya...
Sekalian ada gambar masjidnya.
mungkin ada relawan tsunami yang pernah berteduh atau sholat, ini sebagai pengobat rindu barangkali...dan juga warga setui diperantauan....

Nggak terasa si mas panggil aku, mie ayamnya siap disantap...hmmm sedap






1 comment :

faisol said...

terima kasih sharing info/ilmunya...
saya membuat tulisan tentang "Mengapa Pahala Tidak Berbentuk Harta Saja, Ya?"
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/mengapa-pahala-tidak-berbentuk-harta.html

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails