Wednesday, 14 March 2012

Kota sekecil Lhokseumawe, diperebutkan 11 pasang kandidat calon walikota

Ya 11 pasangan calon walikota Lhokseumawe mencoba mengadu peruntungan ingin menjadi orang nomor satu di kota bekas petro dollars ini.Apasih yang membuat bapak bapak ini sangat tertarik berjuang berdarah-darah untuk menjadi orang nomor satu di sebuah kota yang kecil mungil ini???apanya yang menarik???

calon walikota Lhokseumawe 2012

Aku heran aja...Mobil oil Inc sudah angkat kaki, LNG Arun sudah sekarat, pabrik vital yang lainnya masuk wilayah Aceh utara, itupun udah padam semua yang meninggalkan besi tua......
Hmmm...mau buat zona pertanian, tidak ada lahan.yang tersisa cuma sedikit di daerah muara dua dan  Blang mangat.selebihnya hanya Laut dengan nelayan tradisionalnya.para pedagang yang sedang urut dada menunggui jualannya karena payah laku, sebab daya beli masyarakat yang stagnan.dan yang paling banyak ribuan  abang abang becak yang berebut penumpang.Kalau ngantri bisa panjang seperti ular.Kalaupun ada hanya PNS dan karyawan swasta saja yang pegang duit.Selebihnya...hidup mau - mati tak segan lah hahahaha

Memang infrastruktur selama 5 tahun terakhir banyak dibangun, terutama pembuatan waduk anti banjir(walaupun masih banjir juga) Project pelebaran jalan protokol, jalan lorong-lorong oleh PNPM...
Selebihnya....pengangguran bertambah.Tidak ada industri skala menengah dan besar yang berorientasi export yang di bangun.Harga pangan semakin mahal.harga tanah dan rumah yang mengalahkan harga di Medan dan daerah lain.Membuat bulu kuduk berdiri hihihihi....

ya udah, besok aku pasang photo para kandidatnya...sabar

2 comments :

Unknown said...

Lhokseumawe masih lebih menarik dibanding kab/kota di Aceh lainnya. Arun sendiri akan difungsikan sebagai terminal gas pasca produksi migas pada tahun 2014. Gak ada ceritanya Lhokseumawe gak bakal ramai pasca migas, dengan didukung perbaikan infrastruktur, perlahan tapi pasti Lhokseumawe akan tetap menjadi kawasan yang akan diperbutkan bagi elit politik di Aceh.

Dengan didukung kawasan penyangga Aceh Utara dan Bireuen dengan populasi lebih dari 1 juta orang, kawasan Lhokseumawe akan tetap menjadi kota yang diperhitungkan di Aceh....

Suria Dharma said...

Baguslah kalau ada rencana pemerintah demikian,semoga terlaksana.asal jangan kesempatan bagus ini diisi oleh "orang luar" sedangkan putra putri daerah gigit jari berdiri kepanasan dipinggir pagar seperti suatu masa dahulu :)

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails